Peran Strategis Pramuka Putri dalam Pembangunan Bangsa Indonesia: Mencetak Perempuan Berdaya

WARTAPEREMPUAN.COM: BALIKPAPAN (19/11) - "Peran pramuka putri tidak hanya ke internal, seperti menjadi putri, isteri dan ibu bagi anak-anaknya sendiri, melainkan sebagai sosok perempuan tangguh, mandiri dan mampu memberdayakan dirinya dan orang lain di masa yang akan datang. Untuk itu, Pramuka putri sangat strategis dalam pembangunan bangsa Indonesia karena mampu mencetak perempuan berdaya" Pesan Menteri Yohana saat menghadiri Dialog Jumpa Tokoh Perempuan Nasional pada Acara Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2017 (Perkempinas 2017) di Bumi Perkemahan Pantai Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur (19/11).

Dalam kesempatan yang sama,  Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyampaikan Gerakan Pramuka dengan berbagai kegiatan luar ruangan akan terus memperkuat NKRI. "Saya optimis dan percaya,  perkemahan adalah metode paling efektif untuk menyatukan anak anak muda. Di bumi perkemahan ini segala perbedaan menjadi kekuatan,  anak anak belajar tentang Indonesia dengan segala kebhinnekaannya," ujar Adhyaksa. 

Perkempinas 2017 merupakan kegiatan tingkat nasional yang diikuti oleh 1.550 pramuka Penegak dan Pandega berusia 17-24 tahun yang bertujuan untuk mendidik dan mengarahkan para peserta dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan mengenai strategi untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan orang, mengakhiri hambatan terhadap keadilan ekonomi juga melatih menjadi sosok perempuan yang mandiri dan tangguh serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan dapat berperan aktif dalam mengakhiri setiap permasalahan yang ada di lingkungan sekitarnya, sehingga dikemudian hari mampu menjadi anggota masyarakat yang berdaya guna serta sanggup untuk menyelenggarakan pembangunan bagi bangsa dan negara. 

"Kami ingin mengembangkan ciri khas Pramuka Putri. Idealnya sosok Pramuka putri itu anggun,  kreatif,  trampil,  berwawasan luas,  mandiri,  tangguh, berpikir cemerlang,  peduli dan penuh kasih sayang. Proses pembinaan dan pengembangan karakter di Gugus Depan ini akan sangat menentukan pencapaian guna terciptanya Pramuka putri yang berdaya guna bagi bangsa dan negara" tutur Adhyaksa. 

Menteri Yohana berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini para peserta kelak dapat menjadi panutan yang memiliki pengaruh positif bagi para perempuan remaja serta dapat menerapkan strategi untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan lain dan anak-anak, perdagangan orang serta hambatan terhadap keadilan ekonomi di lingkungan sekitarnya.
Sumber: kemenpppa.go.id